Peternakan

Vaksinasi Hewan Cegah Kematianny

Dinas Pertanian Kab. Solok
Vaksinasi Hewan Cegah Kematianny

Vaksinasi hewan dapat mencegah terjadinya tingkat kesakitan dan kematian yang tinggi pada hewan kesayangan akibat terserang infeksi penyakit virus mapun bakteri.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Pukeswan Wilayah II Jawi Jawi, drh. Rahmike Fajrina, sesudah vaksinasi anjing di nagari Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumbar.

Rahmike menambahkan, Anjing yang telah divaksin lebih kuat sistem imunnya dibanding yang belum divaksin karena telah terbentuk antibodi spesifik terhadap penyakit-penyakit yang terdapat dalam vaksin.

Selanjutnya, Respon tubuh anjing akan membentuk zat kebal setelah divaksinasi sehingga dapat melawan mikroorganisme yang menginfeksinya.

Saat akan divaksinasi, hewan harus dalam kondisi sehat, karena vaksinasi merupakan suatu tindakan memasukkan bibit penyakit yang dilemahkan dengan tujuan untuk merangsang sistem imun, tambahnya.

Kondisi yang sehat secara klinis artinya temperatur tubuh-nya dalam derajat yang normal ( antara 38-39,5°C), nafsu makan baik, tidak diare, batuk, bersin, maupun terjangkit parasit seperti cacing dan kutu, tukuknya.

Anjing juga tidak disarankan untuk dilakukan vaksinasi pada saat kondisi lemah, baru dalam perjalanan jauh, maupun pada saat hamil.

Sebelum divaksin ada baiknya bila anjing atau kucing diberikan obat anti endoparasit( Obat Cacing ) atau ektoparasit ( Obat Kutu ) sehingga anjing sudah terbebas dari penyakit cacingan dan penyakit yang disebabkan oleh kutu ( Scabies, Demodex ).

Penyerapan vaksin bisa lebih maksimal bila Anjing dalam keadaan sehat, pungkasnya.