MEMILIH BIBIT SAPI BERKUALITAS UNTUK USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG

By Dinas Pertanian Kab. Solok 10 Okt 2022, 10:38:08 WIB Peternakan

Keterangan Gambar : BIBIT TERNAK



Permintaan daging sapi  sebagai sumber protein hewani meningkat setiap tahunnya namun belum diiringi dengan ketersediaan daging sapi dalam negeri. Impor daging sapi dan impor sapi bakalan selama ini masih ditempuh untuk memenuhi permintaan daging sapi yang terus meningkat. Permasalahan lain dari sektor peternakan adalah mewabahnya penyakit PMK yang menyerang ternak sapi dan hewan berkuku genap lainnya. Hal ini menyebabkan banyak peternak yang menjual sapi untuk menghindari kerugian dan menyebabkan populasi sapi menjadi berkurang. Berkurangnya populasi sapi menyebabkan menurunnya produksi daging sapi ditengah masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan populasi sapi dan memenuhi kebutuhan daging dalam negeri saat ini adalah dengan mengembangkan usaha peternakan dengan bibit sapi yang berkualitas secara produksi maupun reproduksi.

Baca Lainnya :

Pembibitan adalah kegiatan budidaya menghasilkan bibit ternak untuk keperluan sendiri atau diperjual belikan. Bibit merupakan ternak yang memiliki sifat unggul dan dapat diwariskan serta memenuhi persyaratan untuk dikembangbiakan. Untuk mendapatkan bibit sapi potong yang berkualitas, perlu dilakukan pengawasan mutu bibit dengan standar pemilihan dan penilaian sapi potong. Seleksi atau pemilihan bibit sapi yang akan dipelihara merupakan salah satu faktor terpenting dan penentu dalam upaya terpenuhinya kebutuhan daging sehingga diperlukan upaya pengembangan pembibitan sapi potong secara berkelanjutan. Adapun cara pemilihan bibit sapi potong adalah sebagai berikut :

a.       Bangsa sapi

Peternak harus memilih sapi yang mampu untuk beradaptasi dengan lingkungan antara lain penyesuaian iklim dan pakan, berpangkal dari sifat genetik suatu bangsa sapi yang bisa diwariskan kepada keturunannya, maka bangsa sapi tertentu harus dipilih oleh setiap peternak sesuai dengan tujuan dan kondisi setempat, pemilihan ini memang cukup beralasan sebab peternak tidak akan mau menderita kerugian akibat faktor lingkungan yang tidak menunjang.

b.      Kesehatan Tubuh Sapi

Kesehatan tubuh sapi sangat penting dalam mendirikan usaha pembibitan sapi potong. Kesehatan ternak dapat dinilai melalui suhu tubuh dan kondisi fisik ternak. Kondisi fisik yang baik ditandai dengan terbebasnya ternak sapi dari gangguan virus, penyakit, cacingan dan cacat fisik pada tubuh sapi. Ternak yang sakit menyebabkan kerugian pada peternak.

c.       Jenis kelamin

Sapi sebaiknya berjenis kelamin jantan, hal ini disebapkan sapi jantan pertumbuhannya lebih cepat di bandingkan sapi betina. Disamping itu juga untuk mencegah pemotongan ternak betina produktif. Sapi yang dikastrasi juga baik untuk di gemukan, karna cepat pertumbuhannya.

d.      Umur

Sapi sebaiknya dipilih dengan usia masih muda, karena pertumbuhannya lebih cepat dibanding sapi berumur tua. Umur sapi yang baik dan ideal untuk digemukkan berkisar antara 1–2,5 tahun, hal ini juga tergantung dari kondisi ternak sapi. Namun menurut pengalaman beberapa peternak di lapangan untuk penggemukan sapi Bali sebaiknya digunakan sapi yang berumur 1,5– 2,5 tahun. Ternak sapi bakalan yang lebih muda (umur 1–2,5 tahun) mempunyai tekstur daging yang lebih halus, kandungan lemak yang lebih rendah, dan warna lemak daging yang lebih muda sehingga menghasilkan daging dengan keempukan yang lebih baik dibandingkan sapi tua (umur diatas 2,5 tahun).

e.       Kondisi awal

Pilihlah sapi jantan yang keadaan fisiknya tidak terlalu kurus, tetapi kondisi tubuh secara umum harus sehat. Semakin berat bobot badan awal sapi (pada umur yang sama), semakin cepat pertumbuhannya.

 

Demikianlah beberapa cara dalam memilih bibit sapi potong agar tujuan dari pemeliharaan ternak sapi potong dapat tercapai sesuai harapan. Selain itu juga diharapkan peran serta dari seluruh stakeholder yang terkait agar dapat saling mendukung usaha disektor peternakan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment